|
Ditulis oleh Administrator
|
|
14 September 2009 |
|
Polisi Kehutanan (Polhut) Taman Nasional Meru Betiri(TNMB) berhasil menangkap tersangka pencuri satwa liara yang berasal dari kawasan TNMB. Penangkapan ini terjadii pada hari Rabu, tanggal 9 September 2009 di Blok Gladak Ireng Resort Andongrejo SPTN II Ambulu ketika petugas Polisi Kehutanan T mengadakan patroli rutin dalam rangka operasi fungsional Polisi Kehutanan. Kejadian yang berlansung sekitar pukul 21.15 WIB di dalam kawasan hutan TNMB ini bermula ketika petugas berpapasan dengan pelaku yang mengendarai motor dengan membawa sak berwarna putih. Petugas kemudian menghentikan dan memeriksa bungkusan sak plastik tersebut, yang ternyata berisi 1 (satu) ekor satwa yang dilindungi yaitu jenis kukang (Nycticecbus coucang) jenis kelamin betina warna abu-abu. Setelah diinterogasi pelaku mengaku bernama SS yang beralamat di Dusun Krajan,Desa Curahnongko. Petugas kemudian mengamankan tersangka dan barang bukti berupa satu ekor satwa kukang, satu buah sak plastik warna putih, dan satu unit sepeda motor merk Happy warna hitam dengan nopol DK 3168 QL dari TKP ke kantor Polres Jember. Tindakan lain yang dilakukan oleh petugas adalah membuat dokumentasi dan laporan kejadian. Dari kejadaian ini negara mengalami kerugian material sebesar Rp. 100.000.000 berdasarkan UU no. 5 tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya. Dari sisi konservasi negara mengalami kerugian berupa kepunahan jenis satwa, berkurangnya satwa endemik di kawasan TNMB, serta rusaknya rantai makanan dan ekosistem Sumber Daya Alam Hayati. |
|
Terakhir Diperbaharui ( 14 September 2009 )
|
|
|
Ditulis oleh Administrator
|
|
18 August 2009 |
|
Taman Nasional Meru Betiri (TNMB) dalam rangka memperingati HUT RI ke 64 mengadakan upacara HUT RI yang diadakan di pantai sukamade, SPTN I Sarongan. Upacara tersebut diikuti oleh sekitar 200 peserta yang terdiri dari Pegawai TNMB (POLHUT, Pengendali Ekosistem Hutan, dan Pengendali Kebakaran Hutan),Siswa SD Sarongan, SLTP Pesanggaran, SLTA Pesanggaran, Perwakilan kebun Sukamade, Muspika setempat, Komunitas Repeater gending I, dan Pulsar Owner Club (POC).  Ir. Herry Subagiadi M.Sc selaku Kepala Balai TNMB yang bertindak sebagai inspektur upacara, menyampaikan beberapa amanat yang berisi mengenai pentingnya jasa para pahlawan dan arti kemerdekaan bagi suatu bangsa. Dalam kesempatan tersebut inspektur upacara juga menyampaikan mengenai peranan hutan dalam masa perjuangan bangsa indonesia yang memiliki arti strategis untuk mendukung perjuangan sebagai bagian dari taktik gerilya yang dilakukan oleh para pejuang. Kondisi hutan di masa lalu tersebut berbanding terbalik dengan saat ini dimana hutan tidak lagi dirasa menjadi arti penting bagi kehidupan bangsa indonesia, yang dibuktikan dengan terjadinya peningkatan degradasi hutan tiap tahunnya. |
|
Terakhir Diperbaharui ( 20 August 2009 )
|
|
Baca lebih lanjut...
|
|
|
Ditulis oleh Administrator
|
|
15 July 2009 |
|
Sejumlah 22 Mahasiswa UGM Jogjakarta yang terdiri dari berbagai Fakultas,seperti Fakultas Kehutanan,Hukum,Teknik, Sastra,Ilmu sosial Politik dan Ekonomi mulai tanggal 14 Juli 2009 akan mengadakan KKN tematik PPM UGM di daerah penyangga TN Meru Betiri. KKN tematik PPM UGM yang mengambil tema Pemberdayaan masyarakat melalui pengelolaan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) di sekitar kawasan TN Meru Betiri ini mengambil lokasi di dua desa penyangga di sekitar kawasan TN Meru Betiri yaitu Desa Andongrejo dan Wonoasri, kecamatan Tempurejo, Kabupaten Jember.
KKN tematik PPM UGM yang direncanakan akan berlangsung selama 2 bulan ini merupakan salah satu implementasi dan langkah tindak lanjut dari perjanjian kerjasama antara Balai TN Meru Betiri dan Universitas Gadjah Mada.
|
|
Terakhir Diperbaharui ( 15 July 2009 )
|
|
Baca lebih lanjut...
|
|
|
<< Mulai < Sebelumnya 1 2 3 4 5 6 7 8 9 Berikutnya > Akhir >>
|