| Tiga Bayi Harimau Benggala Lahir Di Prigen |
|
|
|
| Ditulis oleh Administrator | |
| 05 May 2009 | |
Tiga ekor bayi Harimau Benggala (Panthera tigris bengalensis) lahir di Taman Safari Indonesia (TSI) II, Prigen, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur. "Proses kelahiran ketiga bayi Harimau Benggala tersebut berlangsung normal," kata General Manager TSI II Prigen, Michael Sumampau, Minggu.Ketiga bayi harimau yang lahir bertepatan dengan Hari Pendidikan Nasional (2/5) itu berjenis kelamin, seekor jantan, dan dua ekor lainnya betina dengan diberi nama masing-masing Tut, Wuri, dan Handayani. Ketiga bayi harimau tersebut lahir dari pasangan induk Dewi (11), dan pejantan Casper (16). Ketiga bayi harimau itu merupakan kelahiran keempat bagi induknya Dewi. Namun, ketiga bayi harimau itu kini dirawat di rumah sakit satwa TSI II Prigen, karena induknya tidak mau menyusuinya. "Bayi-bayi harimau itu lahir sekitar pukul 06.30 WIB, namun berdasar pengamatan dari keeper (pawang) dan tim medis, semenjak proses kelahiran, induknya menunjukkan tanda-tanda yang kurang baik," katanya. Induknya tidak menjilati anak-anaknya yang baru dilahirkan, bahkan induknya terlihat acuh terhadap ketiga anaknya yang baru dilahirkan. "Ketika anak-anaknya menangis untuk mencari puting susu ibunya pun tidak terlihat induknya gelisah. Melihat perilaku induknya yang kurang baik terhadap anak-anaknaya, tim medis segera mengambil tindakan untuk menyelamatkan," katanya. Ketiga bayi harimau itu kini dalam perawatan baby sitter (handrear) di rumah sakit satwa TSI II Prigen. Selama dalam perawatan di rumah sakit, bayi-bayi harimau itu diberi susu khusus untuk anak harimau. sumber :antarajatim.com (03 Mei 2009) |
|
| Terakhir Diperbaharui ( 05 May 2009 ) |
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|





Tiga ekor bayi Harimau Benggala (Panthera tigris bengalensis) lahir di Taman Safari Indonesia (TSI) II, Prigen, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur. "Proses kelahiran ketiga bayi Harimau Benggala tersebut berlangsung normal," kata General Manager TSI II Prigen, Michael Sumampau, Minggu.








